• 3Xp's Logo

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-3-The Avenger

    [...]

  • SLIDER-2-TITLE-HERE

    Fairy Tail[...]

  • SLIDER-3-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-4-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

Google Translate

Tampilkan postingan dengan label kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 April 2013

Struktur Sistem Pakar

Posted by 3xp's on 14.52

Struktur Sistem Pakar
Menurut Hu et al (1987), struktur sistem pakar meliputi:

1. Basis Pengetahuan (Knowledge Base)

Basis pengetahuan merupakan inti dari suatu sistem pakar, yaitu berupa representasi pengetahuan dari pakar. Basis pengetahuan tersusun atas fakta dan kaidah. Fakta adalah informasi tentang objek, peristiwa, atau situasi. Kaidah adalah cara untuk membangkitkan suatu fakta baru dari fakta yang sudah diketahui.

2. Mesin Inferensi (Inference Engine)

Mesin inferensi berperan sebagai otak dari sistem pakar. Mesin inferensi berfungsi untuk memandu proses penalaran terhadap suatu kondisi, berdasarkan pada basis pengetahuan yang tersedia. Di dalam mesin inferensi terjadi proses untuk memanipulasi dan mengarahkan kaidah, model, dan fakta yang disimpan dalam basis pengetahuan dalam rangka mencapai solusi atau kesimpulan. Dalam prosesnya, mesin inferensi menggunakan strategi penalaran dan strategi pengendalian. Strategi penalaran terdiri dari strategi penalaran pasti (Exact Reasoning) dan strategi penalaran tak pasti (Inexact Reasoning). Exact reasoning akan dilakukan jika semua data yang dibutuhkan untuk menarik suatu kesimpulan tersedia, sedangkan inexact reasoning dilakukan pada keadaan sebaliknya.Strategi pengendalian berfungsi sebagai panduan dalam melakukan proses penalaran. Terdapat tiga tehnik pengendalian yang sering digunakan, yaitu:
Forward Chaining, tehnik ini memulai penalaran dari fakta terlebih dahulu untuk menguji kebenaran hipotesis
Backward Chaining, pada tehnik ini penalaran dimulai dari hipotesis terlebih dahulu dan untuk menguji kebenaran hipotesis tersebut harus dicari fakta-fakta yang ada dalam basis pengetahuan.
Gabungan antara forward dan backward chaining.

3. Basis Data (Data Base)

Basis data dibutuhkan untuk menyimpan fakta-fakta yang diperlukan untuk memenuhi kondisi dari kaidah-kaidah dalam sistem, baik fakta awal pada saat sistem mulai beroperasi, maupun fakta-fakta yang diperoleh pada saat proses penarikan kesimpulan sedang dilaksanakan. Basis data digunakan untuk menyimpan data hasil observasi dan data lain yang dibutuhkan selama pemrosesan.

4. Antarmuka Pemakai (User Interface)

Fasilitas yang digunakan sebagai perantara komunikasi antara pemakai.dengan komputer.
Dalam kenyataan sehari-hari banyak masalah didunia ini tidak dapat dimodelkan secara lengkap dan konsisten. Suatu penalaran dengan adanya penambahan fakta baru mengakibatkan ketidakkonsistenan, dengan ciri-ciri penalaran sebagai berikut :
Adanya ketidakpastian
Adanya perubahan pada pengetahuan
Adanya penambahan fakta baru dapat mengubah konklusi yang sudah terbentuk

Keuntungan dan Kerugian Sistem Pakar

Posted by 3xp's on 14.36

Keuntungan dan Kerugian Sistem Pakar
Keuntungan
  • Memungkinkan orang awam bisa mengerjakan pekerjaan para ahli. Masyarakat awam nonpakar dapat memanfaatkan keahlian di dalam bidang keahlian tertentu tanpa kehadiran langsung seorang pakar. Contohnya adalah alat diagnosis penyakit yang dapat digunakan oleh dokter tanpa dibantu oleh ahli pakar.
  • Meningkatkan output dan produktivitas. Bertambahnya efeisiensi pekerjaan tertentu, serta hasil solusi pekerjaan. Contohnya adalah sistem pakar kredit bank. Bank tidak perlu menyewa ahli kredit untuk mengetahui apakah orang tersebut pantas atau tidak untuk melakukan kredit.
  • Menghemat waktu dalam pengambilan keputusan. Pengehematan waktu dalam menyelesaikan masalah yang kompleks. Contohnya adalah aplikasi untuk mencari jarak terpendek, kita tidak perlu memikirkan harus lewat mana. Aplikasi tersebut dengan cepat akan memunculkan jarak tercepat.
  • Penyederhanaan solusi, yaitu memberikan penyederhanaan solusi untuk kasus-kasus yang kompleks dan berulang-ulang.
  • Menyimpan pengetahuan dan keahlian para pakar, yaitu pengetahuan dari seorang pakar dapat didokumentasikan tanpa ada batas waktu. Contohnya adalah alat diagnosis penyakit, penyebab penyakit dapat ditambah atau dimasukkan terus tanpa ada batas waktu.
  • Dapat mengkombinasikan pengetahuan. Memungkinkan berbagai bidang pengetahuan dari berbagai pakar untuk dikombinasikan. Contohnya adalah sistem pakar yang digunakan untuk meramalkan sistem cuaca yang dibuat dengan penggabungan geofisika, sains, dan teknik.
Kerugian
  • Daya kerja dan produktivitas manusia menjadi berkurang, karena semuanya dilakukan secara otomatis oleh sistem. Contohnya adalah robot Asimo yang dapat melakukan segala hal, sehingga manusia tidak perlu melakukannya lagi.
  • Sulit dikembangkan karena hal ini erat kaitannya dengan ketersediaan pakar dalam bidangnya. Contohnya adalah alat pengukur gempa yang belum tentu benar hasilnya dan sulit dikembangkan karena ahli pakar belum bisa seratus persen benar dalam mengukur gempa.
Aplikasi-Aplikasi Sistem Pakar
Sistem pakar menangani bidang-bidang seperti diagnosis kesalahan, diagnosis kesehatan, membantu pengambilan keputusan dalam sistem yang kompleks, mesin, atau simulasi logika.

Rabu, 03 April 2013

Contoh Sistem Pakar

Posted by 3xp's on 11.27



Contoh - Contoh Sistem Pakar, antara lain:

  1. Kontrol. Contoh pengembangan banyak ditemukan dalam kasus pasien di rumah sakit, di mana dengan kemampuan sistem pakar dapat dilakukan kontoro terhadap cara pengobatan dan perawatan melalui sensor data atau kode alarm dan memberikan solusi terapi pengobatan yang tepat bagi si pasien yang sakit
  2. Desain. Contoh sistem pakar di bidang ini adalah PEACE yang dibuat oleh Dincbas pada tahun 1980 untuk membantu disain pengembangan sirkuit elektronik. Contoh lain adalah sistem pakar untuk membantu desain komputer dengan komponen-komponennya.
  3.     Diagnosis. Pengembangan sistem pakar terbesar adalah di bidang diagnosis penyakit, diagnosis kerusakan mesin kendaraan bermotor, diagnosis kerusakan komponen komputer, dan lain-lain.
  4.     Intruksi. Intruksi merupakan pengembangan sistem pakar yang sangat berguna dalam bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan, di mana sistem pakar dapat memberika instruksi dan pengajaran tertentu terhadap suatu topik permasalahan. Contoh pengembangan sistem pakar di bidang ini adalah sistem pakar untuk pengajaran bahasa Inggris, sistem pakar untuk pengajaran astronomi dan lain-lain.
  5.     Interpretasi. Sistem pakar yang dikembangkan dalam bidang interpretasi melakukan proses pemahaman akan suatu situasi dari beberapa informasi yang direkam. Contoh sistem yang dikembangkan dewasa ini adalah sistem untuk melakukan sensor gambar dan suara kemudian menganalisanya dan kemudian membuat suatu rekomendasi berdasarkan rekaman tersebut.
  6.     Monitor. Sistem pakar dibidang ini banyak digunakan militer, yaitu menggunakan sensor radar kemudian menganalisanya dan menentukan posisi obyek berdasarkan posisi radar tersebut.
  7.     Perencanaan. Perencanaan banyak digunakan dalam bidang bisnis dan keuangan suatu proyek, di mana sistem pakar dalam membuat perencanaan suatu pekerjaan berdasarkan jumlah tenaga kerja, biaya dan waktu sehingga pekerjaan lebih efisien dan lebih optimal.
  8.     Prediksi. Sistem pakar ini mampu memprediksi kejadian masa mendatang berdasarkan informasi dan model permasalahan yang dihadapi. Biasanya sistem memberikan simulasi kejadian masa mendatang tersebut, misalnya memprediksi tingkat kerusakan tanaman apabila terserang hama dalam jangka waktu tertentu. Program ini dibuat pada tahun 1983 oleh Boulanger dengan nama PLANT.
  9.     Seleksi. Sistem pakar dengan seleksi mengidentifikasikan pilihan kemungkinan solusi. Biasanya sistem mengidentifikasikan permasalahan secara spesifik, kemudian mencoba untuk menemukan solusi yang paling mendekati kebenaran.
  10.     Simulasi. Sistem ini memproses operasi dari beberapa variasi kondisi yang ada dan menampilkan dalam bentuk simulasi. Contoh adalah program PLANT yang sudah menggabungkan antara prediksi dan simulasi, di mana program tersebut mampu menganalisa hama dengan berbagai kondisi suhu dan cuaca.

Jumat, 15 Februari 2013

Procecor dan Cara Memperbaiki (troubleshoot)

Posted by 3xp's on 09.42


Procecor
GENERASI 1 (Processor 8088 dan 8086)
Processor 8086 (1978) merupakan CPU 16 bit pertama Intel yang menggunakan bus sistem 16 bit. Tetapi perangkat keras 16 bit seperti motherboard saat itu terlalu mahal, dimana komputer mikro 8 bit merupakan standart. Pada 1979 Intel merancang ulang CPU sehingga sesuai dengan perangkat keras 8 bit yang ada. PC pertama (1981) mempunyai CPU 8088 ini. 8088 merupakan CPU 16 bit, tetapi hanya secara internal. Lebar bus data eksternal hanya 8 bit yang memberi kompatibelan dengan perangkat keras yang ada.

GENERASI 2 Processor 80286
286 (1982) juga merupakan prosessor 16 bit. Prosessor ini mempunyai kemajuan yang relatif besar dibanding chip-chip generasi pertama. Frekuensi clock ditingkatkan, tetapi perbaikan yang utama ialah optimasi penanganan perintah. 286 menghasilkan kerja lebih banyak tiap tik clock daripada 8088/8086. Pada kecepatan awal (6 MHz) berunjuk kerja empat kali lebih baik dari 8086 pada 4.77 MHz. Belakangan diperkenalkan dengan kecepatan clock 8,10 dan 12 MHz yang digunakan pada IBM PC-AT (1984). Pembaharuan yang lain ialah kemampuan untuk bekerja pada protected mode/mode perlindungan – mode kerja baru dengan “24 bit virtual address mode”/mode pengalamatan virtual 24 bit, yang menegaskan arah perpindahan dari DOS ke Windows dan multitasking. Tetapi anda tidak dapat berganti dari protected kembali ke real mode / mode riil tanpa mere-boot PC, dan sistem operasi yang menggunakan hal ini hanyalah OS/2 saat itu.

GENERASI 3 Processor 80386 DX
386 diluncurkan 17 Oktober 1985. 80386 merupakan CPU 32 bit pertama. Dari titik pandang PC DOS tradisional, bukan sebuah revolusi. 286 yang bagus bekerja secepat 386SX pertama-walaupun menerapkan mode 32 bit. Prosessor ini dapat mengalamati memori hingga 4 GB dan mempunyai cara pengalamatan yang lebih baik daripada 286. 386 bekerja pada kecepatan clock 16,20, dan 33 MHz. Belakangan Cyrix dan AMD membuat clones/tiruan-tiruan yang bekerja pada 40 MHz. 386 mengenalkan mode kerja baru disamping mode real dan protected pada 286. Mode baru itu disebut virtual 8086 yang terbuka untuk multitasking karena CPU dapat membuat beberapa 8086 virtual di tiap lokasi memorinya sendiri-sendiri. 80386 merupakan CPU pertama berunjuk kerja baik dengan Windows versi- versi awal.

-Processor 80386SX
Chip ini merupakan chip yang tidak lengkap yang sangat terkenal dari 386DX. Prosessor ini hanya mempunyai bus data eksternal 16 bit berbeda dengan DX yang 32 bit. Juga, SX hanya mempunyai jalur alamat 24. Oleh karena itu, prosessor ini hanya dapat mengalamati maksimum RAM 16 MB. Prosessor ini bukan 386 yang sesungguhnya, tetapi motherboard yang lebih murah membuatnya sangat terkenal.
GENERASI 4 Processor 80486 DX
 80486 dikeluarkan 10 April 1989 dan bekerja dua kali lebih cepat dari pendahulunya. Hal ini dapat terjadi karena penanganan perintah-perintah x86 yang lebih cepat, lebih-lebih pada mode RISC. Pada saat yang sama kecepatan bus dinaikkan, tetapi 386DX dan 486DX merupakan chip 32 bit. Sesuatu yang baru dalam 486 ialah menjadikan satu math coprocessor/prosesor pembantu matematis.
Sebelumnya, math co-processor yang harus dipasang merupakan chip 387 yang terpisah, 486 juga mempunyai cache L1 8 KB.

- Processor 80486 SX
Prosessor ini merupakan chip baru yang tidak lengkap. Math co-processor dihilangkan dibandingkan 486DX.

- Processor Cyrix 486SLC
Cyrix dan Texas Instruments telah membuat serangkaian chip 486SLC. Chip-chip tersebut menggunakan kumpulan perintah yang sama seperti 486DX, dan bekerja secara internal 32 bit seperti DX. Tetapi secara eksternal bekerja hanya pada 16 bit (seperti 386SX). Oleh karena itu, chip-chip tersebut hanya menangani RAM 16 MB. Lagipula, hanya mempunyai cache internal 1 KB dan tidak ada mathematical co-processor. Sesungguhnya chip-chip tersebut hanya merupakan perbaikan 286/386SX. Chip-chip tersebut bukan merupakan chip-chip clone. Chip-chip tersebut mempunyai perbedaan yang mendasar dalam arsitekturnya jika dibandingkan dengan chip Intel.

Processor IBM 486SLC2
IBM mempunyai chip 486 buatan sendiri. Serangkaian chip tersebut diberi nama SLC2 dan SLC3. Yang terakhir dikenal sebagai Blue Lightning. Chip-chip ini dapat dibandingkan dengan 486SX Intel, karena tidak mempunyai mathematical coprocessor yang menjadi satu. Tetapi mempunyai cache internal 16 KB (bandingkan dengan Intel yang mempunyai 8 KB). Yang mengurangi unjuk kerjanya ialah antarmuka bus dari chip 386. SLC2 bekerja pada 25/50 MHz secara eksternal dan internal, sedangkan chip SLC3 bekerja pada 25/75 dan 33/100 MHz. IBM membuat chip-chip ini untuk PC mereka sendiri dengan fasilitas mereka sendiri, melesensi logiknya dari Intel.

GENERASI 5 Pentium Classic (P54C)
Chip ini dikembangkan oleh Intel dan dikeluarkan pada 22 Maret 1993. Prosessor Pentium merupakan super scalar, yang berarti prosessor ini dapat menjalankan lebih dari satu perintah tiap tik clock. Prosessor ini menangani dua perintah tiap tik, sebanding dengan dua buah 486 dalam satu chip. Terdapat perubahan yang besar dalam bus sistem : lebarnya lipat dua menjadi 64 bit dan kecepatannya meningkat menjadi 60 atau 66 MHz. Sejak itu, Intel memproduksi dua macam Pentium yang bekerja pada sistem bus 60 MHz (P90, P120, P150, dan P180) dan sisanya, bekerja pada 66 MHz(P100, P133,P166, dan P200).

GENERASI 6 Pentium Pro
 Pengembangan Pentium Pro dimulai 1991, di Oregon. Diperkenalkan pada 1 November, 1995 . Pentium Pro merupakan prosessor RISC murni, dioptimasi untuk pemrosesan 32 bit pada Windows NT atau OS/2. Fitur yang baru ialah bahwa cache L2 yang menjadi satu Chip raksasa, dengan chip empat persegi panjang dan Socket-8nya. Unit CPU dan cache L2 merupakan unit yang terpisah di dalam chip ini.

-Pentium II
Dengan kode sandi pengembangan ‘Klamath’, Pentium II merupakan peningkatan signifikan dari arsitektur lama Pentium. Perubahan pada struktur dan besar cache, penempatan L2-cache, serta yang mencolok cara pengepakan prosesor yang baru, PPGA ( Plastic Pin Grid Array ) yang oleh Intel dulu dianggap dapat menekan biaya produksi prosesornya. Perubahan bentuk pengepakan prosesor ini membuat para pembuat motherboard terpaksa merubah rumah prosesor dari Socket ke slot, bernama Slot-1. Dengan cara ini, prosesor ditancapkan ke slot yang tersedia, mirip dengan menancap kartu ekspansi. Chipset awal Intel ( dan masih merupakan chipset terbaik sejauh ini ) untuk Pentium II adalah i440BX untuk PC standar, serta i440LX untuk budget PC.

-Celeron
Intel melihat pasar yang cukup besar dalam PC yang berharga dibawah $1000, dimana performa tidak terlalu diperhatikan, kasarnya komputer ‘yang penting jalan lah’. Intel memasuki pasar ini dengan meluncurkan prosesor Celeron, sebuah varian dari Pentium II dengan ‘mengkebiri’ beberapa kemampuan PII, pada akhir tahun 1998. Peng-‘kebiri’-an Celeron dapat dilihat dari ketidakhadiran cache L2 serta pembatasan FSB yang kalau PII bisa sampai 100 Mhz, Celeron cuma 66 Mhz. Kedua pembatasan itu dapat menurunkan harga Celeron sampai hampir ½ PII, tentu saja dengan penalti performa yang cukup buruk.

-Pentium III
Prosesor ini menggunakan L2 cache yang masih diluar inti prosesor, meski pada tahap ini Intel sudah mulai menyadari kalau arsitektur cache ini tidaklah membantu kinerja prosesor serta teknologinya sudah dapat menyatukan, demi menjaga kompabilitas pada slot, Intel terpaksa membuat prosesor ini masih dalam bentuk slot.

-Pentium III ( Coppermine )
Diluncurkan pada awal tahun 2000, prosesor generasi ke-2 dari PIII ini memperbaiki hampir semua kekurangan PIII generasi awal, sekalian juga memperkenalkan untuk pertama kalinya teknologi FC-PGA terbaru Intel dalam pembuatan prosesornya dan tentu saja sudah diproses pada 0.18-micron. Juga diperkenalkan FSB 133 Mhz sehingga dapat mendongkrak kinerja prosesor. Pada Meski sebagian besar prosesornya berbentuk Socket lagi, tapi untuk beberapa speed grades masih mempertahankan bentuk Slot-1-nya untuk kompabilitas motherboard-motherboard lama.

-Pentium III ( Tualatin )
Pentium III generasi ke-3 ini dikabarkan tlah diluncurkan pada kuartal ke-1 atau 2 tahun 2001, selain akan memiliki clock yang lebih tinggi juga akan dibuat pada pemrosesan terbaru milik Intel, 0.13-micron. Satu hal yang menarik dari PIII Tualatin adalah prosesor ini mendukung penggunaan bus 200 Mhz, meski tetap mempertahankan bentuk Socket-370-nya. Tentunya ini membuat motherboard lama tidak akan dapat mendukung PIII Tualatin. Kabarnya Intel tidak akan langsung menggunakan kemampuan 200 Mhz PIII baru ini untuk menghindari persaingan langsung dengan saudaranya, Pentium 4. PIII baru ini juga akan mendukung baik SDRAM maupun DDR SDRAM. dan menurut konon critanya pentium !!! yang baru tidak dikluarkan lagi.

Pentium 4 ( Willamette )
Prosesor termutakhir dari keluarga Pentium adalah Pentium 4 (P4), yang proyeknya telah dimulai Intel sejak 1-2 tahun lalu. Dengan 1.4 Ghz sebagai speed grades terkecil untuk P4 ini membuat P4 menjadi prosesor 32-bit tercepat saat ini. Dibuat pada pemrosesan 0.18-micron untuk versi-versi awalnya, P4 akan secara bertahap berpindah ke 0.13-micron seiring dengan pertambahan clocknya. Diperkirakan P4 akan mampu dibuat sampai kisaran 2 Ghz.
Troubleshooting Processor dan Penanagananya

Troubleshooting 1;
Saat komputer dinyalahkan, langsung terdengar bunyi beep 7 kali.
Solusi :
Apabila saat booting terdengar bunyi beep sebanyak tujuh kali dari bios, ini menandakan koputer anda berada pada masalah yang sagat besar. Ada dua kemungkinan yang terjadi pada hardware. Pertama, terjadi masalah pada processor anda. Misalnya processor anda tidak berjalan secara normal, disebabkan oleh kaki-kaki processor yang patah. Kemungkinan kedua adalah motherboard anda yang bermasalah. Untuk mengeceknya, pasang processor atau motherboard anda pada pc lain. Apabila motherboard anda pada pc lain, berarti kerusakan terletak pada motherboard anda. Dari permasalahan tersebut, satu-satunya cara yang dapat dilakukan adalah mengganti processor atau motherboard yang telah teridentifikasi tidak normal.

Troubleshooting 2;
Processor cepat panas sehingga berdampak pada komputer yang sering kali hang dan reboot sendiri.

Solusi:
Processor yang cepat panas kemungkinan besar disebabkan oleh kurang maksimalnya kinerja HSF (HeatSink Fan) yang menempel pada processor. Misalnya, proses pendinginan yang dilakukan oleh HSF tersebut tidak mampu mengimbangi panas yang dikeluarkan oleh processor. Dengan demikian, panas yang dikeluarkan oleh processor tidak terbendung lagi.
Untuk mengatasinya, coba periksa apakah kipas atau fan bekerja dengan baik. Apabila ternyata fan anda tidak berputar secara normal, berarti yang perlu anda lakukan adalah mengganti fan lama dengan yang baru. Namun jika putaran kipas masih bagus, anda dapat mengoleskan thermal paste secukupnya pada punggung processor. Hal ini bertujuan untuk membantu kontak antara processor dengan heatsink. Dengan demikian, suhu ada processor akan lebih terjaga.
Troubleshooting 3;

Setelah pemasangan processor, BIOS menampilkan angka kecepatan processor yang tidak semestinya.

Solusi ;
Pemasangan hardware yang kurang baik atau kurang lengkap dapat mempengaruhi kecepatan processor yang terdeteksi dalam bios. Untuk mengatasinya, lakukan instalasi ulang komponen-komponen yang ada dalam cpu. Pastikan semua komponen terpasang dengan baik. Kemudian, coba lakukan pengaturan jumper pada motherboard. Masalah jumper ini dapat dilihat pada buku manual processor masing-masing.

Rabu, 17 Oktober 2012

Tekhnologi Informasi Dan Bisnis

Posted by 3xp's on 14.24




   A.      Tekhnologi Informasi

Istilah teknologi informasi mulai populer di akhir tahun 70-an. Pada masa sebelumnya istilah teknologi informasi biasa disebut teknologi komputer atau pengolahan data elektronis (electronic data processing). Teknologi informasi didefinisikan sebagai teknologi pengolahan dan penyebaran data menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), komputer, komunikasi, dan elektronik digital.
Pergerakan bisnis yang semakin cepat menuntut komunikasi (suara, data dan informasi) yang lebih lebih cepat guna mempertahankan pelanggan, pemasok, dan, bahkan, dalam menghadapi persaingan.
Telepon Sebagai media Komunikasi Bisnis
Pada awalnya, komunikasi dalam dunia bisnis dilakukan dengan menggunakan suatu perangkat komunikasi yang disebut telepon, dimana dengan alat ini para pelaku bisnis dapat menyampaikan informasi dan berkomunikasi dengan pihak lain dalam rangka menjalankan bisnisnya.
B.      Internet Sebagai Salah Satu Media Komunikasi Bisnis
Internet dapat diartikan sebagai jaringan komputer luas dan besar yang mendunia, yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif.
Dalam dunia bisnis Teknologi Informasi dan Komunikasi dimanfaatkan untuk perdagangan secara elektronik atau dikenal sebagai E-Commerce.
E-Commerce adalah perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet.
Satu hal yang paling menarik ialah keanggotaan internet tidak mengenal batas negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor faktor lain yang biasanya dapat menghambat pertukaran pikiran. Internet adalah suatu komunitas dunia yang sifatnya sangat demokratis serta memiliki kode etik yang dihormati segenap anggotanya. Manfaat internet terutama diperoleh melalui kerjasama antar pribadi atau kelompok tanpa mengenal batas jarak dan waktu.
C.      E-Commerce Dalam Komunikasi Bisnis
D.      Secara umum, e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan atau perniagaan barang dan jasa dengan menggunakan media elektronik. Di dalam e-commerce, para pihak yang melakukan kegiatan perdagangan / perniagaan hanya berhubungan melalui suatu jaringan publik (public network) yang dalam perkembangan terakhir menggunakan media internet
a.       Alikasi sistem E-Commerce:
1.       Electronic Markets (EMs), yaitu sebuah sarana yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk melakukan atau menyajikan penawaran dalam sebuah segmen pasar, sehingga pembeli dapat membandingkan berbagai macam harga yang ditawarkan. Dalam pengertian lain, EMs adalah sebuah sistem informasi antar organisasi yang menyediakan fasilitas-fasilitas bagi para penjual dan pembeli untuk bertukar informasi tentang harga dan produk yang ditawarkan.
2.       Elektronic Data Interchange (EDI), adalah sarana untuk mengefisienkan pertukaran data transaksi-transaksi regular yang berulang dalam jumlah besar antara organisasi-organisasi komersial. Secara formal, EDI didefinisikan oleh International Data Exchabge Association (IDEA) sebagai “transfer data terstruktur dengan format standard yang telah disepakati, yang dilakukan dari satu sistem komputer ke sistem komputer lain dengan menggunakan media elektronik”. EDI sangat luas penggunaaanya, biasanya digunakan oleh kelompok retail besar, ketika melakukan transaksi bisnis dengan para supplier mereka. EDI memiliki standarisasi pengkodean transaksi perdagangan, sehingga organisasi komersial tersebut dapat berkomunikasi secara langsung dari satu sistem komputer ke sistem komputer yang lain, tanpa memerlukan hardcopy atau faktur, sehingga terhindar dari penundaan, kesalahan yang tidak disengaja dalam penanganan berkas dan intervensi dari manusia.
3.       Internet Commerce, adalah penggunaan internet yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk aktivitas perdagangan. Kegiatan komersial ini, seperti iklan dalam penjualan produk dan jasa. Transaksi yang dapat dilakukan di internet, antara lain pemesanan/pembelian barang dimana barang akan dikirimkan melalui pos atau sarana lain setelah uang ditransfer ke rekening penjual.
b.      Jenis -  Jenis E- Commerce :
1.       Trading partners yang sudah saling mengenal atau mengetahui antara mereka yang sudah terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama.
2.        Pertukaran data dilakukan secara berulang ulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati bersama.
3.       Salah satu pelaku tidak harus menunggu rekan mereka lainnya untuk mengirimkan data.
4.       Model yang umum digunakan adalah peer to peer, dimana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis
c.        Business to Consumers
1.       Terbuka untuk umum, dimana informasi  disebarkan secara umum pula.
2.       Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.
3.       Servis yang digunakan berdasarkan permintaan.
4.       Servis yang digunakan berdasarkan sistem pendekatan client- server.
E.       Kebaikan dan Kelemahan  E-Commerce
a.       Kebaikan :
1.       Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
2.       Menurunkan biaya operasional (operating cost).
3.       Melebarkan jangkauan (global reach).
4.       Meningkatkan customer loyalty.
5.       Meningkatkan supply management.
6.       Memperpendek waktu produksi. 

b.      Kelemahan
1.       System Penetration
2.       Authorization Violation
3.       Planting
4.       Communications Monitoring
5.       Communications Tampering
6.       Denial of service
7.       Repudiation

By :3xpdata.blogspot.com

Minggu, 22 April 2012

Contoh Organisasi Swasta Dan Negeri

Posted by 3xp's on 01.12


ORGANISASI NEGRI KECAMATAN
KOTA BANDUNG


LATAR BELAKANG


           Dalam rangka pelaksanaan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, maka Pemerintah Kota Bandung perlu menata kembali
Struktur Organisasi Perangkat Daerah yang ada.
Struktur Organisasi Kecamatan di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung
sebagai salah satu unsur organisasi Perangkat Daerah perlu dibentuk dan ditata kembali Pembentukan SOTK Kecamatan ditetapkan dengan Peraturan Daerah

organisasi negeri






KEDUDUKAN, TUGAS POKOK, FUNGSI DAN
SUSUNAN ORGANISASI KECAMATAN

Kecamatan merupakan unsur pelaksana dan penunjang  Pemerintah Daerah yang masing-masing
dipimpin oleh seorang Camat dan berada dibawah serta bertanggung  jawab kepada Walikota sesuai dengan spesifikasi  tugas pokok dan fungsinya.

FUNGSI


Kecamatan mempunyai fungsi :
a. Mengkoordinasikan pemberdayaan masyarakat.
b. Mengkoordinasikan ketentraman dan ketertiban umum.
c. Mengkoordinasikan penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan.
d. Mengkoordinasikan pemerataan prasarana  dan fasilitas pelatyanan umum.
e.Membina pemerintahan kelurahan.

TUGAS POKOK


      Camat mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan Walikota kepada Camat untuk menangani sebagian
urusan otonomi daerah

SUSUNAN ORGANISASI KECAMATAN

Camat

  • Sekretariat Kecamatan :
  • Sub Bagian Umum dan Kepegawaian
  • Sub Bagian Program dan Keuangan
  • Seksi Pemerintahan 
  • Seksi Ketentraman dan Ketertiban
  • Seksi Pendidikan dan Kemasyarakatan
  • Seksi Ekonomi, Pembangunan dan Lingkungan Hidup
  • Seksi Pelayanan
  • Kelompok Jabatan Fungsional


KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL

a. Kelompok Jabatan Fungsional pada Kecamatan dan Kelurahan
terdiri atas sejumlah tenaga dalam jenjang jabatan fungsional yang terbagi
dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang keahliannya.
b. Setiap kelompok dipimpin  oleh seorang tenaga fungsional senior
yang diangkat oleh Walikota atas usul Camat untuk Kecamatan
dan Lurah untuk Kelurahan
c. Jenis, jenjang dan jumlah jabatan fungsional ditetapkan  oleh Walikota
berdasarkan  kebutuhan, beban kerja sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.

TATA KERJA



  • Setiap pimpinan satuan organisasi  dalam melaksanakan tugas-tugasnya wajib menerapkan prinsip-prinsip koordinasi, integrasi, simplikasi dan sinkronisasi 
  • Setiap pimpinan satuan organisasi bertanggung jawab memimpin dan mengkoordinasikan bawahannya masing-masing  dan memberikan bimbingan serta petunjuk-petunjuk dalam pelaksanaan tugas. 
  • Setiap pimpinan satuan organisasi mengikuti dan mematuhi petunjuk-petunjuk
  • dan bertanggung jawab kepada atasan masing-masing serta menyampaikan laporan tepat waktu.
  • Setiap laporan yang diterima oleh pimpinan satuan organisasi dan bawahan diolah dan dipergunakan  sebagai bahan pertimbangandalam penyusuhan kebijakan lebih lanjut.


VISI


Membangun masyarakat rancasari yang berdaya dan mandiri dalam mendukung pembangunan kota baru
Menuju terwujudnya bandung sebagai kota jasa yang bermartabat

MISI


Menanamkan jati diri aparatur kecematan dan kelurahan yang tanggap inovatif dan kreatif serta berkualitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal (pelayanan prima)

MOTTO


“Rancasari anu Nyantri Dina Ngawujudkeun Kota Bandung anu Bermartabat” (Bersih, Makmur, Taat dan Bersahabat) Rancasari Nyantri meliputi keadaan Nyaman, Tertib dan Rindang

MOTTO PELAYANAN


“Membangun Rancasari yang NYANTRI (Nyaman, Tertib dan Rindang) dengan Pendekatan Wisata Kantor serta  menjunjung tinggi Falsafah

BIDANG PEKERJAAN UMUM



  • Pemeliharaan dan Rehab Jalan lingkungan pemukiman dengan lebar max. 4 m
  • Pemeliharaan dan Rehab drainase, berm dan trotoar dilingkungan pemukiman
  • Pengawasan penggalian jalan trotoar pada jalan umum dan jalan lingkungan yang dilaksanakan oleh Instalasi Pengelola Utilitas (PDAM, Listrik, dan Telkom)
  • Fasilitas pengawasan pembangunan sarana pemerintahan
  • Dll


BIDANG KESEHATAN



  • Pembinaan Usaha Kesehatan yang Bersumberdaya Manusia (UBKM)
  • Pengawasan pelayanan Puskesmas


BIDANG TENAGA KERJA



  • Monitoring  Upah Minimum Kota (UMK)
  • Pendataan Ketenagakerjaan


BIDANG INDUSTRI DAN PERDAGANGAN


  • Pencatatan, pendataan, penyuluhan, monitoring  dan pengawasan sektor  IKDK (Industri Kecil dan Dagang Kecil) non formal maksimal investasi dibawah  Rp. 5.000.000 diluar tanah dan bangunan.
  • Pengaturan lokasi/tempat IKDK non formal.
  • Pemberian Surat Keterangan Domisili Usaha industri maupun perdagangan.


BIDANG LINGKUNGAN HIDUP



  • Pendataan dan pengawasan perusahaan baik yang belum maupun  yang sudah mempunyai alat       pengendalian dampak lingkungan.
  • Penyuluhan, pengawasan dan pengkoordinasian pengelolaan sampah masyarakat/domestik.
  • Pendataan dan pegawasan hak atas tanah.


BIDANG PENANAMAN MODAL



  • Pembinaan terhadap semua kegiatan baik yang menimbulkan gangguan/tidak sesuai dengan  Ijin Penggunaan Bangunan
  • Monitoring pelaksanaan dan pengelolaan  sarana dan prasarana  kepariwisataan.
  • Pembinaan dan monitoring pelaksanaan kegiatan promosi kepariwisataan.
  • Pembinaan terhadap semua kegiatan  usaha baik yang menimbulkan  gangguan maupun yang tidak sesuai dengan penggunaan bangunan.


BIDANG PERTANAHAN



  • Pelayanan dan pengawasan  hak atas tanah
  • Pemberian rekomendasi  pelepasan hak atas tanah  milik Pemerintah Kota  dan milik perorangan
  • Rekomendasi jin lokasi bagi perumahan, perkantoran maupun perusahaan.
  • Pendataan pengawasan  dan pengendalian tanah milik Pemerintah Kota.



BIDANG KOPERASI



  • Pemberian Surat Keterangan Domisili Kantor/usahanya yang mengusulkan bantuan modal.
  • Pemberian Surat Keterangan Domisili Koperasi dalam pendirian  dan pembubaran koperasi.
  • Membantu pelaksanaan pendataan koperasi dan Pengusaha Kecil dan Menengah.
  • Pembinaan Para Koperasi dan Lembaga Keuangan Masyarakat.
  • BIDANG PERIMBANGAN KEUANGAN
  • Penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang  (SPPT) PBB kepada Wajib Pajak untuk Buku I (Nilai Rp. 100.000 – Rp. 500.000,-)
  • Monitoring pembayaran PBB dari masyarakat ke tempat pembayaran (TP) untuk Buku I  (Nilai s/d Rp. 100.000,-) dan Buku II (nilai Rp. 100.000–s/d Rp. 500.000,-)
  • Pengajuan pengelolaan anggaran  rutin dan pembangunan.
  • Pengusulan DUP, DUK dan pembuatan DIP dan DIK
  • Pengusulan penunjukkan atasan langsung, Bendaharawan Rutin, Bendaharawan Pentor, Gaji, PDG, Barang, Pemimpin  Proyek dan Bendaharawan Proyek.


BIDANG PERHUBUNGAN



  • Pengawasan rambu-rambu lalu lintas dilingkungan jalan  pemukiman dan jalan umum.
  • Pengawasan trayek anggutan umum
  • Penetapan pangkalan operasional  kendaraan bermotor (ojek) sebagai kendaraan penumpang /umum perintis dan kendaraan tidak bermotor diwilayah kerjanya.
  • Pengawasan Penyelenggaraan perparkiran pada jalan umum.
  • Pemberian rekomendasi tempat-tempat parkir  yang dipakai garasi.
  • Pemberian rekomendasi  manajemen arus lalu lintas.


BIDANG SOSIAL



  • Fasilitasi pelaksanaan pelayanan masyarakat dalam hal penanggulangan bencana.
  • Pemberian rekomendasi  dan pengawasan pengumpulan uang dan atau barang
  • Fasilitasi pelaksanaan pemantauan daerah rawan bencana.
  • Pemberian rekomendasi dan pengawasan ijin  pendaftaran Lembaga Swadaya Masyarakat yang bergerak dibidang sosial.
  • Pelayanan penerbitan  Surat Keterangan Tidak Mampu.
  • Fasilitasi pendataan masalah kesejahteraan sosial  dan pelaksanaan  penanggulangan  masalah kesejahteraan sosial.


BIDANG PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN



  • Pemberian rekomendasi Pendirian pendidikan para sekolah dan sekolah yang dilaksanakan oleh masyarakat (swasta)
  • Fasilitasi peningkatan peran serta masyarakat dibidang Pendidikan.
  • Fasilitasi pendataan  dan pengawasan sarana dan prasarana pendidikan dasar.
  • Pemberian rekomendasi ijin kursus/ketrampilan.
  • dll


BIDANG PENGEMBANGAN OTONOMI DAERAH



  • Pengusulan Rencana Kebutuhan Barang (RKBU) dan Rencana Tahunan Barang Umum  (RTBU)
  • Pengusulan Bendaharawan  Barang dan Pengelola Administrasi Barang Kecamatan dan Kelurahan.
  • Perawatan barang inventaris Kecamatan dan Kelurahan.
  • Pengadaan barang  inventaris Kecamatan dan Kelurahan sampai dengan Rp. 10.000.000,-
  • Dll…


BIDANG KEPENDUDUKAN

  • Pelayanan penyelenggaraan administrasi dan pendaftaran penduduk, meliputi :
  • Pelayanan penerbitan Kartu Keluarga (KK)
  • Pelayanan Penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Pelayanan Penerbitan  Surat Keterangan Ahli Waris
  • Pelayanan Penerbitan Rekomendasi  untuk Kependudukan
  • Pelayanan Penerbitan Surat Keterangan Kelahiran
  • Dll.







 ORGANISASI SWASTA SMK TRI DHARMA 2 BOGOR

STAFF PENGAJAR

          Kepala Sekolah SMK Tri Dharma 2 Bogor di rekrut dari tenaga-tenaga yang berpengalaman di bidang pendidikan dan berpendidikan Sarjana (S1,S2) dimana tugas dari Kepala Sekolah adalah bertanggung jawab semua kegiatan di sekolah.
       
         Staf Pengajar/Guru SMK Tri Dharma 2 Bogor di rekrut dari tenaga-tenaga yang berpendidikan Sarjana (S1) dan berpengalaman dari berbagai disiplin ilmu yang berlatar belakang sesuai dengan bidang studi yang ada kaitannya dengan Ilmu Bisnis dan Manajemen yang menyangkut Administrasi Perkantoran , Penjualan dan Bidang Keuangan (Akuntansi) yang merupakan bidang diklat yang berorientasi ke bidang Kejuruan (Produktif) , dan disiplin ilmu yang ada kaitannya dengan bidang studi umum (Normatif dan Adaptif). Staf Pengajar / Guru SMK Tri Dharma 2 Bogor terdiri dari Guru Tidak Tetap (GTT), Guru Tetap (GT) dan beberapa orang adalah PNS yang mengajar di Sekolah Negeri .

          Staf Tata Usaha SMK Tri Dharma 2 Bogor di rekrut dari tenaga-tenaga yang berpendidikan rata-rata SMA/SMK dan Diploma serta berpengalaman dibidang Administrasi keuangan, pengolahan data sekolah dimana Staf Tata Usaha adalah merupakan Administrator Sekolah.

          Karyawan SMK Tri Dharma 2 Bogor direkrut dari tenaga-tanaga yang berpendidikan rata-rata SMA
dimana tugas dari Karyawan adalah sebagai Pembantu Umum, Penjaga Sekolah, Security (Satpam) , Koperasi dan lain-lain.

KELEMBAGAAN


           SMK Tri Dharma 2 Bogor adalah SMK yang didirikan oleh YAYASAN TRI DHARMA BOGOR, sesuai struktur disamping maka secara global kedudukan yang paling tertinggi adalah YAYASAN TRI DHARMA BOGOR dimana susunan struktur yang paling utama adalah Ketua Yayasan, berarti manajemen dan administrasi SMK Tri Dharma 2 Bogor di dasarkan atas keputusan dari YAYASAN TRI DHARMA yang disampaikan kepada Majelis Sekolah yaitu Kepala SMK Tri Dharma 2 Bogor, dan kemudian Kepala SMK Tri Dharma 2 Bogor mensosialisasikan seluruh keputusan dari YAYASAN TRI DHARMA BOGOR kepada Kepala Sub-sub Bagian Sekolah yang kemudian di realisasikan kepada seluruh komponen sekolah.

Contoh Organisasi Swasta

VISI MISI DAN STRATEGI


VISI :


Menciptakan Lulusan yang terampil dan profesional sesuai kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Kerja dalam rangka menyongsong era globalisasi.

MISI :


Menyiapkan siswa agar dapat menjadi tenaga kerja yang terampil dan produktif serta mampu mengembangkan sikap profesional.Mewujudkan siswa agar dapat menyesuaikan pekerjaan untuk mengembangkan profesinya mengembangkan kesejahteraan umum sejalan dengan kerangka pembangunan nasional

STRATEGI :

Untuk Mendukung misi tersebut disusun strategi sebagai berikut : Pengembangan fasilitas yang sesuai reflika kerja , tenaga pendidikan yang profesional metode yang terpadu dan terarah dengan pembangunan yang memadai.
Pengembangan Jaringan kerja yang responsive terhadap era globalisasi, melaksanakan fungsi manajemen secara konsisten dan sesuai dengan tuntutan kebutuhan.


  • RSS
  • Twitter
  • Facebook

Search Site

Flag

free counters